PKBI Kaltim Bagikan Pakaian Untuk Warga Miskin

Samarinda (ANTARA Kaltim) –  Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Provinsi Kalimantan Timur kembali menggelar kegiatan “Ramadhan Ceria” dengan membagi-bagikan pakaian layak pakai kepada warga miskin atau kurang mampu di daerah setempat.

Direktur Eksekutif Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kaltim Sumadi Atmodiharjo dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Samarinda, Selasa, mengatakan kegiatan tahunan ini rencananya digelar menjelang perayaan Idul Fitri atau Lebaran pada 5 Juli 2015.

“Meskipun waktu pelaksanaan masih lama, kami sudah melakukan pengumpulan pakaian layak pakai dari para donatur yang dimulai sejak 16 Mei hingga 15 Juni mendatang,” katanya.

Kegiatan Ramadhan Ceria yang diagendakan setiap tahun tersebut telah memasuki pelaksanaan tahun kelima dan jumlah pakaian layak pakai yang disalurkan kepada warga kurang mampu selalu bertambah.

Menurut Sumadi, donatur yang memberikan sumbangan pakaian layak pakai berasal dari berbagai lembaga atau instansi pemerintah dan swasta, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat umum.

“Karena jumlah penerima cenderung meningkat, diharapkan bantuan dari para donatur pada tahun ini juga bertambah, sehingga jumlah penerima dan cakupan wilayah penerima dapat diperluas,” ujar Sumadi.

Tahun lalu, lanjut Sumadi, panitia Ramadhan Ceria menerima ribuan sumbangan berbagai barang, berupa pakaian wanita, pria dan anak-anak, seragam sekolah, tas, sepatu, sandal, jaket, jilbab, mukena, sarung, dan lainnya.

Barang-barang sumbangan dari donatur itu ada yang bekas tetapi masih layak pakai dan barang baru. Seluruh sumbangan itu dibagikan kepada warga kurang mampu yang sebelumnya telah didata oleh PKBI.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan agar masyarakat yang secara ekonomi kurang berkemampuan untuk membeli pakaian baru, bisa ikut merayakan lebaran. Nantinya, warga penerima yang telah mendapat kupon berhak mengambil sendiri pakaian yang diinginkan, seperti sedang membeli di mal,” tambah Sumadi. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *