Penularan HIV/ADIS di Samarinda Capai 1.034 Kasus

 

Penularan HIV/ADIS di Samarinda Capai 1. 034 Kasus

Muran Gautama selaku Koord. program HIV&AIDS PKBI Kaltim, sedang diwawancara RRI. Samarinda


Penularan HIV & AIDS di Ibu Kota Kalimantan Timur, hingga kini tercatat 1.034 kasus. Jumlah ini bertambah dari tahun sebelumnya dan sekaligus menjadikan Samarinda sebagai Kota dengan jumlah Kasus HIV/AIDS terbesar di provinsi ini.

Muran Gautama, Koordinator Program AIDS Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kalimantan Timur, mengungkapkan jumlah tersebut, bhttp://rri.co.id/post/berita/116682/ruang_publik/penularan_hivadis_di_samarinda_capai_1034_kasus.htmlelum termasuk kasus yang tidak terdeteksi.

Dari seribu lebih pengidap HIV/AIDS, 60 diantaranya merupakan anak-anak dengan rentang usia 5-6 tahun, sedangkan presentase terbesar terjadi pada usia 25-45 tahun. Penularan pada anak terjadi ketika dalam kandungan sang Ibu. Mata rantai ini, menurutnya bisa diputus asal sang Ibu sudah mengetahui dan mengambil langkah tepat dengan penanganan dokter.

“Anak-anak umur 5-6 tahun ada 60 kasus, namun presentase yang paling besar terjadi pada usia 25-45 tahun. Kalau anak 5 tahun itu terjangkit dari Ibunya, sementara umur 25 tahun keatas bisa dipastikan terjangkit, ketika usia remaja. Itu rahasia umum pergaulan remaja sudah semakin bebas dari yang dulu SMA kini merebak ke SMP,” ungkapnya kepada Radio Republik Indonesia RRI usai Seminar Hari AIDS di Samarinda, Selasa (4/11/2014).

Ia menambahkan, ini merupakan “warning” ancaman HIV/AIDS di Ibu kota. Namun, pengidap virus mematikan ini dapat memperpanjang harapan hidup menjaga pola hidup dan kesehatan. Adapun langkah penting yang diambil pihaknya guna menekan penularan, yakni mengedukasi masyarakat khususnya muda-mudi untuk melakukan proteksi dini.

“Kalau sudah diedukasi, nanti masyarakat bisa mengetahui sendiri bahaya yang harus dihindari, seperti memaknai narkoba dan seks bebas, utamanya bagi kalangan remaja supaya sadar bahwa ada bahaya mengintai dibalik pergaulan tidak sehat,” tandasnya. (Arif/Yus).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *